Sabtu, 08 Mei 2010

Sekilas tentang Master Alex Harijanto

Berbicara mengenai Taekwondo Jawa tengah tidak terlepas dari sosok Master Alex Harijanto. Loyalitas, Dedikasi, pengabdian bahkan seluruh hidupnya dipersembahkan untuk kemajuan taekwondo jateng bahkan taekwondo indonesia.


Dalam sejarah prestasi taekwondo indonesia di tingkat internasional, master alex harijanto belum tersaingi oleh pelatih nasional maupun pelatih asing dalam menangani tin nasional indonesia. seperrti pada olimpiade barcelona tahun 1992, atlet atlet indonesia meraih 3 perak, 1 medali perunggu dari 5 atlet yang diberangkatkan. atas prestasi dan dedikasi yang disumbangkan untuk indonesia, master alex harijanto pernah mendapat penghargaan berupa Bintang Tanda Jasa dari presiden Soeharto pada waktu itu.

Dengan sederet pengalaman dan prestasi segemilang itu, master Alex tetap dengan karakternya yang low profile dan dekat dengan atlet dan semua kalangan. sikap bersahaja dan peduli yang dimiliki master patut dijadikan tauladan untuk taekwondoin jateng khususnya dan indonesia umumnya.

Berikut wawancara dengan Master Alex Harijanto:
Kapan dan dimana master mulai berlatih taekwondo 
Saya mulai berlatih taekwondo tahun 1978 di semarang, di bawah asuhan sabum nim Leo Nam Khiong (grand Master Dan VIII/ wakil ketua PBTI saat ini) dan sabum nim Fadimin, pada tahun 1978 saya dilatih oleh sabum nim Anton Kamajaya ( Grand Master DAN VII Kukkiwon/ Internasional) dan di bawah bimbingannya saya dapat berprestasi.

Ketika pertama kali master menjadi pelatih, siapa yang menjadi murid pertama dan berapa jumlahnya?
Murid pertama saya berjumlah 5 orang kakak beradik yang saya sebut pandawa lima yaitu:
Boe Yin Tjong, Boe Yien Hien, Boe Yin On, Boe yin Djong, dan Boe Yin San

Hingga saat ini apakah diantara murid murid pertama master masih ada yang aktif membina taekwondo? kalau ada siapa saja? 
Saat ini sudah tidak aktif, namun mereka masih konsen memperhatikan perkembangan taekwondo jawa tengah.

Visi dan motivasi Pengurus Pengprov sekarang adalah "Taekowndo Jateng Menuju Prestasi Dunia". menurut Master, visi dan motivasi tersebut diatas realistis dan bisa tercapai? alasannya? 
Sangat realistis karena pengurus saat ini di bawah kepemimpina pak chandra sangat pro aktif dan sangat kompak. berdasarkan sejarah prestasi taekwondo indonesia, kita pernah mencapai puncak pada olimpiade barcelona tahun 1992 dengan perolehan 3 perak dan 1 perunggu. ini bukan soal realistis atau tidak tapi sangat mungkin terjadi karena PBTI juga berambisi untuk mencetak juara juara olimpiade di masa mendatang. dilihat dari potensi atlet jateng kita punya peluang untuk mencetak atlet olimpiade.

bagaiman keterlibatan Master dalam hal ini? 
Dengan pengalaman selama ini apalagi didukung dan dibimbing oleh mantan pelatih saya ( Grand Master Lioe Nam Khiong) yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua PBTI yang secara tidak langsung masih aktif membina dan memperhatikan atlet-atlet jawa tengah, saya akan terlibat langsung untuk membina pelatih dan atlet atlet di jawa tengah.

Apa langkah dan strategi yang harus dilakukan oleh pengprov TI Jateng dalam usaha mencapai target tersebut?
 -mengadakan kejuaraan kejuaraan secara rutin dan berjenjang, yakni pra yunior, yunior, dan senior. untuk pembibitan banyak di fokuskan pada kejuaraan-kejuaraan tingkat yunior.
-mengikuti try out atau latihan ke luar negeri secara rutin terutama mengikuti kejuaraan kejuaraan dunia yang bersifat open tournament ( dengan IJin PBTI)

Master adalah idola dan ikon taekwondo dan setiap idola pasti ada idola, siapa yang menjadi idola master? 
Ya benar, saya mempunyai idola sekaligus saya anggap sebagai tokoh panutan saya sampai saat ini, yaitu beliau Alm. Letjen (Purn.TNI) Sarwo Edi dan Mahatma Ghandi.
Bagi saya Alm. Letjen (Purn. TNI) Sarwo Edi sangat berjasa untuk mempersatukan taekwondo, beliau juga adalah pemimpin yang memiliki kepribadian yang lurus dan jujur, kebapakan dan low profile. saya mengidolakan Mahatma Ghandi karena beliau adalah sosok yang sangat sederhana dan menjunjung tinggi perdamaian dunia.

Pesan untuk taekwondo jateng?
jaga terus kekompakan yang sudah terbina

2 komentar:

dereck afsa mengatakan...

Wewwwww kyknya kenal ama yang nulis ini.....

DERECK AFSA

Anonim mengatakan...

HAHAAHAAA... BENER MAS DERECK. KOK GAK DISEBUTIN SUMBERNYA YA???

Poskan Komentar