Senin, 17 Oktober 2016

Bupati Pati Cup Taekwondo Championship V 2016

Tim Taekwondo Solo yang diwakili oleh Dojang Koguryo Manahan berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan pada Kejuaraan Bupati Pati Cup Taekwondo Championship V 2016 yang digelar di GOR Pesantenan Pati Jawa Tengah dari tanggal 15 - 16 Oktober 2016, Perolehan Prestasi ini diluar perkiraan dari Tim Pelatih Taekwondo Solo mengingat atlit yang diturunkan pada kejuaraan ini merupakan Atlit "lapis kedua" dari Tim Solo dan juga mengingat persaingan antar daerah lainnya yang sangat merata.
Dari 24 Atlit yang dikirim Taekwondo Solo berhasil meraih 24 atlet -   9emas, 11perak, 4 Perunggu
Emas - 1. Iga Ginasti.  U-33 Pi, 2. Rivania Putri. U-55 Pi, 3. Denta Bayu.  U-41 Pa, 4. Irsyad Rafa.  U-31 Pa, 5. Najla Dwirantika U-44 Pi, 6. Salsabila rahmadhani U-44 Pi, 7. Richo Ilham F. Poomsae, 8. Oktalia Rahmadhani  Poomsae, 9. Salsabila 
Perak - 1. Raul Ari Prasetyo.  U-53 Pa, 2. Afif Abda. U-45 Pa, 3. Safa Puspa. U-47 Pi, 4. Farel Alfaro. U-26 Pa, 5. Robet Benz. U-34 Pa, 6 Fauzan Muhammad. Pemula, 7. Hasfi Indra. Poomsae, 8. Dwi Satrio. Poomsae, 9. Anisah Raghibah. Poomsae, 10. Kireina Cahaya. Poomsae, 11. Yulia Kusumaningtyas. Poomsae
Perunggu - 1. Sweeta. U-28 Pi, 2. Pradipa Deva. U-37 Pa, 3. Dimas Leo. U-26 Pa pemula, 4. Natanael. Oktavian  pemula, 
Selamat dan sukses untuk Tim taekwondo Solo

Kamis, 29 September 2016

Solo Berjaya Di PON XIX Jabar


Kontingen Taekwondo Jateng berhasil sebagai Juara Umum II pada perhelatan akbar PON XIX di Jawa Barat, 3 Atlit wakil Kota Surakarta yang bergabung pada Tim Taekwondo Jateng berhasil menyumbangkan 2 medali Perak atas nama Voni Dian pada kelas Kyorugi U-67 Kg dan M. Hafizh yang berlaga di kelas poomsae beregu putra, sedangkan untuk  medali Perunggu diperoleh Ade Kumara Sandi di kelas U-87 Kg kyurigi Putra

Pada pertandingan yang dihelat di Gymnasium UPI Bandung, M. Hafizh kalah selisih poin dengan atlet tuan rumah Jawa Barat yang diperkuat salah satu andalan Indonesia, Maulana Haidir. Sedangkan Vony Dian P. juga kurang beruntung karena di partai final kalah dengan atlet tuan rumah Agnesia Permata. Sementara itu, 1 perunggu disumbangkan oleh Ade Kumara Sandi yang kalah dari atlet pelatnas dan turun mewakili provinsi Sumatra Utara, Basuki di partai semifinal. Pencapaian hasil ini juga tak terlepas dari peran 2 Pelatih Tim Taekwondo Jateng asal Solo yaitu Hari Supriyanto (Pelatih Kyorugi) dan Hakiman (Pelatih Poomsae). 

Rabu, 14 September 2016

Berjaya Di PMS Open 2016

Lagi lagi Tim Taekwondo Solo berjaya di Kejuaraan PMS Open Taekwondo Championship 2016 yang diselenggarakan di GOR Manahan Surakarta tanggal 10 -11 September 2016 sehingga keluar sebagai Juara Umum II. Kejuaraan ini selain diikuti oleh Tim Taekwondo seluruh Indonesia juga diikuti oleh beberapa tim Taekwondo luar negeri diantara nya Tim Taekwondo Timor Leste.
Prestasi yang sangat mengembirakan dikarenakan Tim Taekwondo Solo mampu bersaing dengan tim tim elite dari daerah dan negara lain, hal itu tidak terlepas dari pola pembinaan berjenjang yang dilakukan oleh Pengurus Kota taekwondo Indonesia Surakarta sehingga dapat menghasilkan atlit masa depan yang mampu bersaing dan ber attitude baik dan juga dukungan dari beberapa pihak yang ikut membantu tanpa pamrih. Selamat dan sukses untuk Taekwondo Solo

Minggu, 04 September 2016

UKT Periode II Tahun 2016

Tanggal 4 September 2016 Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta kembali menggelar Ujian Kenaikan Tingkat bagi seluruh Taekwondo Surakarta, bertempat di GOR Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta yang didikuti sekitar 700 Taekwondoin, seperti Ujian Kenaikan Tingkat periode sebelumnya, Ujian kali ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan teknik dari para Taekwondoin yang selama ini 'digembleng' di Dojang masing-masing, Ujian meliputi materi Fisik, Gerak Dasar, Pomsae untuk Sabuk Putih Sampai Hijau, sedangkan untuk Sabuk Hijau Strip Biru keatas ditambah dengan Ujian Kyorugi (perkelahian), Honsinsul (beladiri Praktis), Kyupak (pemecahan benda keras)
Dalam sambutannya Ketua Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta, Sabeumnim Pungki Kusuma W, SE menyampaikan bahwa Ujian Kenaikan Tingkat selain sebagai "tolak ukur" dari kemampuan Taekwondoin dalam menyerap materi yang diajarkan juga sekaligus sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan diantara Taekwondoin, sesuai dengan tagline Taekwondo Surakarta yaitu "We Are Brother in Taekwondo". Selamat dan sukses untuk Taekwondo Kota Surakarta.

Selasa, 08 Maret 2016

UKT Periode I Tahun 2016

Bertempat di Auditorium Unisri, Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta pada tanggal 8 Maret 2015 menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo Surakarta yang diikuti sekitar 1000 peserta yang berasal dari seluruh dojang yang ada di kota Surakarta.
Ujian Kenaikan Tingkat bertujuan untuk mengukur sejauh mana penguasaan materi yang telah dikuasai oleh Taekwondoin selama latihan di Dojang masing-maasing dan juga untuk mengukur keseragaman tehnik yang ada sekaligus ajang silaturohmi Taekwondoin se Surakarta. Materi yang diujikan disesuaikan dengan tingkatan sabuk masing-masing mulai dari teknik dasar, tehhnik jurus, teknik perkelahian, teknik pemecahan benda serta tehnik beladiri praktis.
Selamat dan sukses untuk semua Taekwondoin Kota Surakarta.

Minggu, 28 Februari 2016

Solo For Merah Putih V 2016

Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta bekerja sama dengan UKM Taekwondo Universitas Tunas Pembangunan Surakarta kembali menggelar event "Solo For Merah Putih V 2016" Pra Junior - Junior Taekwondo Championship yang dilaksanakan tanggal 28 Pebruari 2016 bertempat di Auditorium Universitas Tunas Pembangunan Surakarta dan diikuti 650 Taekwondoin Pemula yang ada di seluruh Unit latihan / Dojang se Surakarta.
Event kali ini merupakan agenda resmi tahunan dari Pengurus Kota Taekwondo Indonesia Surakarta yang bertujuan untuk mencari bibit - bibit Taekwondo Pemula  dan juga sekaligus menambah "jam terbang" sehingga nantinya akan di proyeksikan untuk dimasukkan ke Pusat Pelatihan Cabang (Puslatcab) Taekwondo Kota Surakarta.